Pesantren Kilat Literasi Islami dan Ramadan Kreatif Meriahkan Perpusda Bangka Barat




MENTOK, DPK BABAR – Ada yang berbeda didalam sepuluh hari terakhir Puasa Ramadan 1447 Hijriyah/ 2026 Masehi, dimana aktivitas Pesantren Kilat Literasi Islami dan Ramadan Kreatif turut memeriahkan ruang Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kabupaten Bangka Barat (Babar).

Kegiatan berlangsung 25 Februari hingga 12 Maret 2026 yang diselenggarakan Perpusda Babar tersebut, diikuti para pelajar tingkat SMP dan SMA di Babar.

Program tersebut menghadirkan narasumber Sandy Wijaya, yang memberikan materi mengenai nilai-nilai literasi dalam Perspektif Islam, pembinaan karakter generasi muda, serta pentingnya budaya membaca sebagai bagian dari proses pembelajaran dan penguatan spiritual.


Selain kegiatan Pesantren Kilat, Perpusda Babar juga menyelenggarakan kegiatan Ramadan Kreatif yang diikuti anak-anak Taman Kanak-Kanak (TK).

Dalam kegiatan ini, para peserta mengikuti berbagai aktivitas edukatif seperti membaca cerita islami, mewarnai gambar bertema ramadan, serta pengenalan buku-buku anak yang bertujuan menumbuhkan kecintaan terhadap membaca sejak usia dini.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Babar, Farouk Yohansyah menyampaikan bahwa kegiatan pesantren kilat dan Ramadan Kreatif ini merupakan bagian dari upaya perpustakaan daerah dalam menghadirkan ruang pembelajaran yang lebih luas bagi masyarakat dari berbagai kelompok usia.

“Perpustakaan tidak hanya menjadi tempat membaca buku, tetapi juga menjadi ruang edukasi dan pembinaan karakter. Melalui kegiatan pesantren kilat dengan tema literasi Islami serta kegiatan Ramadan Kreatif bagi anak-anak TK, kami berharap perpustakaan dapat menjadi ruang yang menyenangkan untuk belajar sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap buku sejak usia dini,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari strategi pengembangan perpustakaan sebagai pusat kegiatan masyarakat yang tidak hanya fokus pada literasi umum, tetapi juga literasi keagamaan dan pembinaan karakter generasi muda.

Kabid Pembinaan Perpustakaan DPK Babar, Eka Octawianto, menambahkan kegiatan tersebut dirancang untuk memperkenalkan perpustakaan sebagai ruang belajar yang inklusif dan ramah anak.

“Kami ingin menghadirkan perpustakaan sebagai ruang belajar yang hidup, tempat anak-anak dari berbagai jenjang usia dapat datang, membaca, belajar, dan mengikuti berbagai kegiatan edukatif. Melalui kegiatan Ramadhan Kreatif bagi anak-anak TK serta pesantren kilat bagi pelajar SMP dan SMA, perpustakaan diharapkan dapat menjadi pusat literasi yang dekat dengan masyarakat,” jelasnya.

Dengan adanya rangkaian kegiatan tersebut, Perpusda Babar, diharapkannya, semakin berperan sebagai pusat literasi masyarakat sekaligus menjadi ruang pembelajaran yang memberikan kontribusi positif bagi pembentukan generasi muda yang cerdas, berakhlak, dan berwawasan luas.

Penulis : ZL

Foto     : ZL

Editor   : Ahmad