Keluarga Korban Perang Dunia Ii Asal Australia Kunjungi Perpusda Babar




MENTOK, DPK BABAR (18/2/2026) – Sebuah kehormatan tak terhingga bagi Pemerintah Kabupaten Bangka Barat (Pemkab Babar), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Babar.

Di hari libur dalam rangka perayaan Imlek 2026, tepat pada 17 Februari 2026, Keluarga Korban Perang Dunia II yang berasal dari Negara Australia mengunjungi Perpustakaan Daerah (Perpusda) Babar, di Mentok.

Kunjungan ke Perpusda Babar tersebut bagian dari rangkaian dalam rangka peringatan 84 tahun gugurnya pasukan Australia dan negara sekutu di Kota Mentok, sekaligus momen penting dalam memperkuat hubungan kemanusiaan, pelestarian sejarah, serta persahabatan antarbangsa melalui literasi dan dokumentasi sejarah.


Selama kunjungan, para tamu keluarga korban Perang Dunia II tersebut melihat langsung berbagai koleksi buku yang tersedia di ruang baca umum dan ruang baca anak.

Dalam suasana hangat, terjadi dialog antara Kepala DPK Babar Farouk Yohansyah dan peserta kunjungan terkait peran buku di tengah perkembangan teknologi digital.

Salah satu peserta atau keluarga korban Perang Dunia II menyampaikan pertanyaan, “How do libraries encourage young people to read in the era of gadgets? (Bagaimana perpustakaan mendorong anak muda untuk membaca di era gadget?”

Kepala DPK menjawab, “Books remain an important foundation for critical thinking and empathy. Our library continuously creates programs to make reading enjoyable and meaningful for all ages. (Buku tetap menjadi fondasi penting untuk berpikir kritis dan empati. Perpustakaan kami terus menciptakan program-program untuk membuat membaca menjadi menyenangkan dan bermakna bagi semua usia)”

Dialog ini menunjukkan bahwa perpustakaan tetap relevan sebagai ruang belajar dan interaksi sosial di era digital.

Kepala Dinas juga menjelaskan berbagai kegiatan yang secara rutin dilaksanakan di Perpustakaan Daerah, antara lain kunjungan literasi dari tingkat TK hingga SLTA, program speed reading, serta kegiatan English Corner yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan literasi sekaligus keterampilan berbahasa asing masyarakat.

Kegiatan dilanjutkan dengan dialog sejarah mengenai Kota Mentok di ruang pameran naskah kuno dan arsip sejarah, didampingi Ferhad dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bangka Barat.

Melalui sesi ini, para tamu memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai peran Mentok dalam perjalanan sejarah Perang Dunia II.

Serahkan Hibah Lima Buku

Sebagai bentuk kontribusi terhadap pelestarian sejarah, keluarga korban menyerahkan hibah lima buah buku yang berisi kisah para tahanan yang pernah di tahan di Mentok.

Atas penyerahan tersebut, Kepala DPK Bangka Barat menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih, serta menegaskan bahwa koleksi tersebut akan menjadi sumber pengetahuan berharga bagi masyarakat dan generasi mendatang.

“Kami berharap kunjungan ini tidak hanya menjadi bagian dari kegiatan peringatan sejarah, tetapi juga menjadi pengingat bahwa perpustakaan berperan sebagai ruang dialog lintas budaya, penjaga memori kolektif, dan pusat pembelajaran tentang nilai-nilai perdamaian serta kemanusiaan,” tutupnya.

Penulis               : ZL

Foto                   : ZL

Editor                 : Ahmad